


Banjarmasin, 16 Juli 2025 – Program Studi Teknologi Informasi, Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Sari Mulia Banjarmasin sukses menyelenggarakan kegiatan Studi Ekskursi ke PT. Duta Televisi Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan praktis kepada mahasiswa mengenai penerapan teknologi informasi dalam dunia penyiaran televisi digital, khususnya dalam menghadapi tantangan dan peluang di era Revolusi Industri 4.0.
Dengan mengusung tema “Penerapan Teknologi Informasi dalam Produksi dan Penyiaran Televisi Digital di Era Industri 4.0”, kegiatan ini dirancang sebagai bagian integral dari pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang menekankan pentingnya koneksi antara teori yang dipelajari di bangku kuliah dengan praktik nyata di dunia kerja.
Acara dimulai pada pukul 09.00 WITA dengan sambutan dari perwakilan kampus, disusul sambutan hangat dari manajemen PT. Duta Televisi Indonesia. Dalam sambutannya, pihak perusahaan menyampaikan komitmen mereka dalam mendukung pendidikan dan menyiapkan generasi muda yang paham akan perkembangan teknologi di dunia media dan informasi.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi oleh tim teknis dan produksi PT. Duta Televisi Indonesia. Mahasiswa mendapatkan penjelasan mendalam tentang bagaimana teknologi informasi digunakan dalam berbagai tahapan produksi siaran, mulai dari input data visual dan audio, proses editing, manajemen konten siaran, hingga distribusi ke berbagai kanal digital.
Para peserta juga diajak melakukan tur ke fasilitas-fasilitas penting seperti studio produksi siaran langsung, ruang kontrol utama (master control room), serta divisi editing dan pasca produksi. Mereka dapat melihat langsung bagaimana perangkat lunak dan keras bekerja secara terpadu dalam mendukung proses penyiaran digital, termasuk sistem automasi siaran, pengaturan sinyal digital, dan keamanan informasi penyiaran.
Mahasiswa pun diberi kesempatan untuk melakukan tanya jawab langsung dengan para profesional di bidang penyiaran, termasuk teknisi siaran, editor video, hingga programmer yang menangani sistem back-end penyiaran digital. Diskusi interaktif ini membuka wawasan baru mengenai peran strategis teknologi informasi dalam industri kreatif berbasis media.
